REVIEW TO KILL A MOCKINGBIRD NOVEL

Bismillahiramanirahim

Well, actually this writing had been written on 2017, and I just found it on my file what called “Dokumen Kampus” then I opened it, well, it gives me to throwback when i was writing this review in my old dormitory with my friend at the time. And I just like, well.. time is passing now ^^ So, here’s my writing when I was 18.. Enjoy my review, and hope you like this novel!

“You never really understand a person until you consider things from his point of view… Until you climb inside of his skin and walk around in it.”

Continue reading “REVIEW TO KILL A MOCKINGBIRD NOVEL”

CATCALLING ON SOCIAL MEDIA

Bismillahirahmanirahim(in the name of Allah, the beneficent, the merciful)

Lately, social media has become a second home for the users. Friends, food, family and even all problems that must be shared on social media. For myself, social media has become a home for me to share the things that I love. Happiness, food, friends, even dresses 🙂

However, have you ever seen women’s posts that often get comments from men and a deal of comments is seduction and praise that is not appropriate to say in a public room to a woman. Yes! you should know that is a verbal harassment or often called catcalling.

Continue reading “CATCALLING ON SOCIAL MEDIA”

TIRANI AGEISM

Bismillahirahmanirahim

Well, after 6 hari kemaren upload tulisan diskriminasi, dan sekarang kembali menulis diskriminasi. Masih berkutat terkait diskriminasi di dunia kerja kok 🙂 hehe.. Mungkin ini adalah faktor kekhawatiran aku dimasa-masa golden untuk memikirkan pekerjan, yup! I’m a last a last semeter now! HAHA jadi wajar saja lah kalau sekarang lagi banyak dihadapi kedilemaan for thinking ’bout future. So, inilah salah satu tulisan yang mewakiliki kedilemaan aku : diskriminasi di dunia kerja. Enjoy reading!

Continue reading “TIRANI AGEISM”

SEXISM DALAM DUNIA KERJA DI INDONESIA

Bismillahirahmanirahim..

Finnaly bisa menulis kembali setelah beberapa waktu menghilang dan lebih memilih menulis jurnal di handphone hehe.. Berhubungan dengan mata kuliah yang membahas etika di dunia kerja, sehingga saya berniat untuk membuat essay mengenai diskriminasi bagi pekerja perempuan di dunia kerja. Mungkin dari kalian sering melihat dan bahkan merasakan sendiri perbedaan dan diskriminasi tersebut, dimari, kita bahas ^^

Salah satu diskriminasi yang terjadi di dunia kerja yaitu sexism. Sexism merupakan prasangka maupun diskriminasi berdasarkan gender/jenis kelamin. Di mata masyarakat pembedaan berdasarkan gender ini lebih codong terhadap perempuan. Seperti studi yang dilakukan Macnell (2015) menemukan kebanyakan pelajar yang mencari pengajar online beridentitas laki-laki dibanding perempuan. Selain itu data Women at work yang disusun ILO pada tahun 2015 menunjukkan rasio perekrutan antara perempuan dan laki-laki. Sebanyak 72% laki-laki dipekerjakan sedangkan perempuan hanya menyentuh 46% (di level global). Membuktikan kesenjangan terhadap penilaian perempuan lebih rendah dari pada laki-laki di dunia kerja.

Continue reading “SEXISM DALAM DUNIA KERJA DI INDONESIA”

Pendidikan Guru Keluarga : Menyiapkan Generasi Pejuang

Bismillahirahmanirahim

Akhir-akhir ini saya bersama teman saya menyibukkan diri untuk mengikuti informasi kajian terkait parenting. Kemarin lalu teman saya memposting beberapa poster mulai dari Fiqih Munakhahat hingga Kiat-Kiat Menjadi Guru Keluarga. Lalu ada yang memberikan respon terkait hal itu, begini responnya “Wah, udah kebelet aja nih” ada lagi “Ayok Ukh disegerakan, Ane tunggu undangannya” dan satu lagi yang lebih mainstream “Afwan Ukh, Ane mau mengajak Continue reading “Pendidikan Guru Keluarga : Menyiapkan Generasi Pejuang”

Puisi : Setiap Hari, Ada Untukmu

Desember kemarin, beberapa kawan ribut dan ramai di pelbagai sosmed mengupload foto ibunda tersayang sembari diikuti kata-kata ‘Happy Mother’ Day’, aku kebingungan di landa kerinduan kepada mama terkait foto2 kawan yg mulai memenuhi sosmed. Seketika ada dorangan ingin memplagiat semua itu, namun ku pikir kembali, apakah hanya hari ini saja, aku berpura-pura baik kepada ibu hingga harus memamerkan kemesraan palsu ku dengan ibu tercinta? Continue reading “Puisi : Setiap Hari, Ada Untukmu”

P2KK 2018: The Survivor of The 19th

Bismillah

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Bayang bayang ku ketika p2kk berjalan menjauh di belakang

Seminggu telah berlalu dan rasanya begitu singkat bagi sosok manusia yg tak ada puasnya. Yup, di akhir penghujung acara tersebut banyak dari bayang bayang p2kk berkelus kesah “Hiks, kok udah mau pulang aja?” “Aku bakal kangen” “Kapan kita ketemu lagi ya?” dan berbagai macam untai untai kata yg keluar dari bibir-bibir para sang bayang. Continue reading “P2KK 2018: The Survivor of The 19th”

BUDAK BUDAK GADGET

Zaman sekarang bocah berusia 5 tahun telah familiar dengan istilah istilah slank yang berbau teknologi. Bahkan ngalahin tante tante yang baru nikah. Let say miris. Hal tersebut bukan lagi biasa. Namun luar binasa hingga dapat mempengaruhi kehidupan seseorang.

Menjadi mahasiswa tak bisa lepas dalam bersosialisasi, apalagi mahasiswa mahasiswa yang aktif dalam berbagai macam organisasi. Tentu banyak hal yang berbau sosial. Namun, bagaimana jika bersosialisasinya melalui sebuah alat yakni

Continue reading “BUDAK BUDAK GADGET”

Akuntan : Mimpi Seorang Gadis Berusia 10 Tahun

Aku jadi teringat speach Jessica dalam Twilight:Eclipse Movie begini katanya :

“When I was ten, we have asked again and our answers were rock star, cowboy, or in my case a gold medalist”

Tapi berbeda dalam kasusku aku ingin menjadi orang berduit yang cantik dan Ayah sendiri pernah menceritakan tentang sesosok yang dari dulu kupuja gadis cantik yang berdiri di teller bank. Ok, alasan ini agak klise dan sepertinya lebih kearah antimainstream, bagi anak sepolos 10 tahun yang dipikiran mereka hanya bermain, aku malah memikirkan duit dan kecantikan diri. Maka takdirku pun ditentukan oleh Ayah ‘Nak kamu cocok jadi akuntan!’

Continue reading “Akuntan : Mimpi Seorang Gadis Berusia 10 Tahun”

Kota Ambon : “Tampa Beta Putus Pusa E”

Sejak mengikuti kegiatan di luar kota Ambon, kala itu masih duduk dibangku kelas dua. Sering saya ditimpahkan beberapa pertanyaan yang agak awkward untuk ditanya.

“Ambon itu mana?”

“Ambon itu Sulawesi bukan sih?”

“Oh, ambon itu di papua kan?”

“Kayaknya ambon itu di sumatera” Jleb! Pertanyaan pertanyaan inilah yang sering ku timpahi dengan pertanyaan balik “Mas mbak dikelas nilai geografinya berapa ya?” Continue reading “Kota Ambon : “Tampa Beta Putus Pusa E””

NOW YOU SEE IT : A BOOK AND A GADGET

A book and a gadget : Nowdays there is a thing that makes me sad, when the men said easily “I do not like reading” O Allah! Why must that sentence bear in this era which have full power and extremely modern?

After analyzing that case i found one cause which is really unfortunately, the thing that why could stuck the young men in this world feel difficult to read –or probably they truly could not read? Is a gadget.

Then, what is exactly gadget mean? From granny’s question to her grandchild. Well, I even couldn’t explain more detail to her about gadget, which to the point is gadget destroys the books. Isn’t?

Continue reading “NOW YOU SEE IT : A BOOK AND A GADGET”

Kicauan Manyar : “Home”

    Diam, suara suara kendaraan bergema satu persatu dari bawah. Angin meniup masuk kejendela bilikku. Cahaya putih bersinar menerangi sebuah buku yg terbuka mantap di atas dipan. Mata ini sigap ke kiri nan gesit dan simak dalam memerhatikan huruf, kata serta kalimat yg tertera diatasnya. Khusyu. Mendadak saja Continue reading “Kicauan Manyar : “Home””

Kajian : Wanita Wanita Yang Dirindukan Syurga

Bismillahirahmanirahiim..

Belakangan banyak para akhwat yang berkata “Menjadi wanita selalu diperlakukan tidak adil” hal tersebut sudah tak bisa dipungkiri lagi dikalangan masyarakat. Banyak dari mereka yang memprotes atas pembagian warisan yang tak seimbang dengan saudara laki-lakinya hingga masalah poligami Continue reading “Kajian : Wanita Wanita Yang Dirindukan Syurga”

Suatu ke-organisasi-an..

Beberapa kawan mengatakan ‘Kapan menulis lagi?’ atau dibenak mereka ialah ‘Aisyah masih dalam proses mencutikan diri dalam menulis’ Sayangnya, semua itu ku bantah dalam hati kecil dengan kata kata ‘wong kemarin saja saya baru selesai nulis status di story sosial media kok’ sambil nyinyir pahit. Hhe..

Beberapa belakangan ini, masih disibukkan dengan urusan kuliah juga ke-organisasi-an. Perihal organisasi, sempat kemarin sore saya mengikuti salah satu agenda yakni Continue reading “Suatu ke-organisasi-an..”

Repost : Demam Fashion Hijrah

[DEMAM FASHION HIJRAH]

Oleh: Sa’adia Meilani

Judul ini sepertinya mewakili resah dihati saya selama beberapa bulan terakhir. Mengamati bagaimana kini seorang perempuan pada umumnya dan muslimah pada khususnya menjadi target kapitalisasi fashion dunia dengan berjuta produknya. Outer, upper, dress, bomber,  hijab, gamis dan lain sebagainya. Coba saja kita lihat, ada berapa ribu online shop di instagram dan semuanya laku, semua memiliki pasar dan pembelinya masing-masing. Mungkin memang jika dilihat, penjualnya adalah seorang muslim. Namun darimana bahan baku permbuatan produk itu datang? Ia diangkut oleh kapal yang berasal dari negeri-negeri fashion yang sudah meraksasa seperti India, China, dan tentu saja Amerika.
Dalam film “True Cost” (2015) yang disutradarai oleh Andrew Morgan, seorang sutradara dengan fokus produksi film genre telling stories for a better tomorrow. Continue reading “Repost : Demam Fashion Hijrah”